Jejak Peninggalan Sejarah Kejayaan Timah Belitong – Bukit Samak Desa Lalang

Warisan Budaya

  • Cagar Budaya

Kondisi Potensi Budaya

Hampir Punah

Bukit Samak disiapkan oleh Belanda sebagai pusat segala aktiivitas dari perusahaan tambang yang memiliki hak konsesi eksplorasi di Pulau Belitong.

Mulai dibangun sejak awal tahun 1900an hingga resmi menjadi pusat peradaban eropa pada tahun 1916 setelah memindahkan pemukiman dari areal Bukit Manggar ke Areal Bukit Samak.

Setelah Indonesia Merdeka aset-aset yang ada di Bukiit Samak sepenuhnya diserahkan kepada perusahaan Timah milik negara untuk dikelola. hanya saja ketika harga timah dunia anjlok dan perusahaan timah tidak mampu lagi mengelola kawasan ini. secara bertahap aktivitas perkantoran dan pertambangan di pindahkan ke Pulau Bangka.

Hingga sekarang, masih banyak peninggalan-peninggalan bangunan yang masih tersisa walaupun sebagian besar banyak yang sudah rusak dikarenakan tidak terurus dan di jarah oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. tetapi masih terdapat juga beberapa bangunan yang masih kokoh berdiri.

Bukit SAMAK

Pada Tahun 1916, Kota Manggar dipindahkan ke Bukit Samak. Ya disinilah Pusat Peradaban Modern Ketika itu. Disini dulunya adalah tempat paling terang yang ada di Belitong bagian Timur dan mejadi jantungnya Kota Manggar. Apa Saja yang ada di Bukit Samak?

  1. Pusat Kelistrikan (EC ( Electrische Centrale ))
  2. Pusat Perkantoran ( NVGMB)
  3. Pusat Hiburan ( Wisma Ria )
  4. Pusat Kesehatan ( Rumah Sakit )
  5. Pusat Pendidikan ( AC (Ambacht Cuursus), Sekolah Rakyat )
  6. Pusat Perumahan Elit ( A1, A2, dst )
  7. Pusat Olahraga ( Lapangan Tenis, Lapangan Basket, Lapangan Golf, Arena Bowling dan swembat/salembat )
  8. Pusat Keagamaan ( Gereja Katolik dan Majid Jamik Lalang )
  9. Pusat Pelabuhan ( Dermaga Oliepier )
  10. Pusat Transportasi ( Trem Tenaga Uap )

Ya begitulah, disinilah pusat peradaban itu. Yok kita kunjungi satu persatu beberapa peninggalannya yang masih tersisa.

  1. Oliepier

Secara bahasa dari bahasa belanda, Olie berarti minyak dan pier berarti pelabuhan/dermaga. Sehingga secara harfiah Oliepier berarti pelabuhan/dermaga minyak. Tapi bagi masyarakat lokal olievier memiliki arti yang sedikit berbeda yaitu olie adalah tangki minyak dan vier dalam bahasa belanda berarti empat. Jadi bisa dikatakan oleh masyarakat setempat olievier ini sebagai julukan yaitu 4 tangki minyak. Yang bukan pada alasan, memang ketika itu dermaga ini memiliki 4 tangki yang sangat besar.

Untuk panjang dari dermaga ini dari tepian diperkiran sepanjang 140 meter. Kemudian untuk fungsinya, dermaga ini dijadikan suplai utama masuknya minyak untuk seluruh keperluan perusahan. Mulai dari sebagai minyak untuk pengoperasi pembangkit listrik, bahan bakar mobil operasional sampai bahan bakar operasional untuk kapal keruk. Sebagai gambaran, minyak akan dipompa dan dialiri menuju tangki-tangki besar untuk ditampung sebelum disalurkan ke pusat-pusat listrik dan perbengkelan.

Dan Oliepier ini adalah spot matahari terbit terbaik di areal Timur Pulau Belitong. Lagi-lagi Belanda telah memikirkan kenyamanan ketika membangun tempat ini. Dan bekas peninggalannya berupa pondasi kokoh dari dermaga masih ada sampai saat ini dan dijadikan salah satu spot mancing terbaik di wilayah timur Pulau Belitong ini.

Hem, tapi disamping itu ada urban legendnya juga loh terkait asal muasal dinamakan Pantai Oliepier. Konon diceritakan nama oliepier adalah gabungan dari dua nama pasangan sejoli Belanda yaitu Olivia dan Viernandez. Diceritakan bahwa kedua orang Belanda ini adalah muda-mudi yang sedang mabuk cinta dan singkat cerita pada suatu hari viernandez harus pergi ke luar Pulau Belitong dengan menumpang kapal minyak yang berlabuh di dermaga ini dan pergilah viernandez meninggalkan olivia.

Dari kejauhan tampak lambaian tangan viernandez meninggalkan olivia yang diiringi oleh tetesan airmata dari olivia. Hari, bulan dan tahun berlalu setiap ada kapal yang merapat Olivia selalu menunggu kekasihnya di tepian berharap sang kekasih pulang. Tapi bertahun-tahun ditunggu, viernandez tidak pernah ada kabar beritanya dan tak kunjung pulang. Hingga Olivia meninggal viernandez tak kunjung datang. Konon setiap kali kapal merapat di dermaga kala itu angin kencang selalu berhembus. Yang menurut penuturan warga setempat itu adalah Olivia yang sedang menunggu kedatangan dari Viernandez.

  1. Pantai Golf

Pantai Golf terletak tepat di sebelah Oliepier. Dinamakan Pantai Golf dikarenakan dulu di era kejayaan timah perusahaan sempat dibangun Lapangan Golf di areal tepi pantai ini. Dan buktinya bisa kita lihat sekarang masih menyisakan rumput-rumput hijau yang indah dilihat dari puncak bukit samak seperti sekarang ini. Dulu anak-anak yang tinggal disekitar mencari tambahan penghasilan untuk jajan dengan ,menjadi caddy pejabat-pejabat perusahaan sebagian juga berprofesi sebagai penyelam di sungai untuk mengambil bola golf yang masuk kesungai. Daerah ini dulunya dijaga ketat oleh satpam-satpam perusahaan sehingga tidak sembarang orang bisa masuk ke kawasan ini.

  1. SD PN Timah

SD PN Timah adalah sekolah dasar pertama di Distrik Manggar yang memiliki sarana terlengkap. Dan yang bisa bersekolah disini adalah anak-anak dari karyawan perusahaan saja. Yang menarik adalah untuk biaya akan dipotong langsung dari gaji karyawan ketika itu. Tapi dari penelusuran kami ketika ditanya berapa biaya untuk bersekolah di SD ini kebanyakan dari mereka tidak mengetahuinya dikarenakan mereka merasa gaji yang diterima selalu utuh setiap bulan.

SD PN Timah ini pernah digambarkan di dalam film Laskar Pelangi yang memang terlihat sekali fasilitas mewah yang ada di sekolah ini. Dari wawancara dengan orang-orang yang pernah bersekolah disini memang untuk kualitas belajarnya sangat bagus dan bahkan gurunya ketika itu juga ada orang Belanda. Nah, yang menarik disamping proses belajar mengajarnya yang bagus dan modern. Siswa di sekolah ini juga dimanjakan oleh suntikan vitamin yang rutin dari dokter yang datang ke sekolah ini, disamping itu hiburan berkelas pun seringkali dihadirkan ke sekolah ini seperti sirkus, film dan pertunjukan musik yang sengaja didatang oleh perusahaan dari Jakarta.

Dan untuk keperluan belajar seperti buku, alat tulis dan lain-lain orang tua tidak perlu repot membeli di toko karena sekolah ini sudah menyediakan semuanya, jadi ketika siswa kehabisan buku atau alat tulis tinggal ambil di tempat yang ada di sekolah ini semacam koperasi dengan menyebutkan nama orang tuanya dan kemudia tagihannya akan dibebankan pada gaji orang tuanya di perusahaan. Kembali ke film Laskar Pelangi yang menggambarkan begitu elitnya sekolah ini, ada satu hal menarik yang sempat kami tanyakan kepada orang yang pernah bersekolah disini, apakah betul ada pembagian kalkulator ketika itu kepada siswanya seperti yang digambarkan di film? Ternyata itu tidak benar, disekolah ini sama sekali tidak ada pembagian kalkulator tetapi murni mutu pendidikan dasar benar-benar ditempa.

Jadi selain mewah sekolah ini juga sangat berkualitas. Dan bentuk bangunan dari sekolah ini tidak terlalu banyak berubah sejak pertama kali dibangun. Dan dulunya disini yang bersekolah banyak anak-anak belanda. Bahkan sekolah ini masih sering dikunjungi oleh orang Belanda yang dulu masa kecilnya dihabiskan di Bukit Samak Desa Lalang ini.

          4. Kulong Minyak

Kulong Minyak di Desa Lalang, Kecamatan Manggar merupakan tambang timah paling kaya pada eranya. Sejak dibuka pada tahun 1865 hingga 1925 hasil produksinya mencapai 414.972 pikul.

Sebelum dikenal dengan nama Kulong Minyak, lokasi ini dinamai Tebat Mengkuang, atau Kulong Mengkuang. Lokasinya berada di kaki bukit samak. Kulong ini dibuka oleh NV Billiton Maatschappij dengan nomor kolong yakni nomor 30.

Menurut penuturan dari keturunan den dekker, kulong minyaklah tambang pertama yang dibuka di Manggar  dan dari tambang inilah distrik Manggar terbentuk.

Nama Kulong Minyak muncul ketika kulong ini digunakan sebagai sumber air sekaligus tempat pembuangan limbah sentral listrik EC. Pemanfaatan tersebut membuat air dipermukaan kulong terlihat berminyak sehingga kemudian warga menamainya Kulong Minyak.

#

Kembali ke Budaya